Home » » Derita Bocah Palestina di Tangan Serdadu Israel (Bagian 2)

Derita Bocah Palestina di Tangan Serdadu Israel (Bagian 2)

Unikaja.com – Kehidupan remaja Palestina di Tepi Barat memang tak lepas dari aksi perlawanan. Mereka melihat tanah air mereka dibatasi oleh pendudukan Israel. Mereka melihat zionis mendirikan tembok yang tinggi dan tebal, dijaga oleh serdadu bersenjata. Tak pelak remaja ini menjadi para pelempar batu ke arah Israel. Di sisi lain, menjadi hal yang wajar bagi serdadu Israel menangkap para remaja Palestina itu di rumah-rumah mereka.
Remaja Palestina dalam satu aksi melawan pendudukan Israel.

Para pengacara maupun aktivis HAM sudah menyerukan agar kebijakan menangkap remaja Palestina itu dihentikan. Dalam banyak kasus, remaja seumuran 12 tahun diangkut dari rumah mereka saat malam hari, ketika mereka sedang tidur. Mereka diborgol, matanya ditutup, kurang tidur dan tak diberi makan, dinterograsi berjam-jam hingga akhirnya diminta menandatangani surat pernyataan dalam bahasa Hebrew, yang mereka tak kuasai. 

Israel mengklaim metode penangkapan mereka sudah sesuai hukum yang diterapkan di Israel. Tapi hal ini dibantah para pengacara maupun penggiat HAM. Misalnya, remaja tak boleh ditangkap saat malam hari, ketika mereka sedang tidur. Pengacara dan orang tua wajib hadir dalam interograsi, dan remaja Palestina harus dibacakan hak-hak mereka. Bagi serdadu Israel, aturan-aturan manusiawi ini hanya dipandang sebelah mata.

Diperkirakan kini ada 200 remaja Palestina yang dipenjara oleh Israel. “Kalau Anda ingin menangkap mereka, kalau Anda ingin menginterograsi mereka, silahkan. Tapi tolong lakukan sesuai hukum Israel. Berikan remaja-remaja ini hak mereka sebagai tahanan,” kata Naomi Lalo, aktivis HAM dari No Legal Frontier, Israel.

Dalam kasus Islam Tamimi, remaja dalam video yang didapat oleh The Independent, pengacara Tamimi percaya bahwa video itu bisa jadi bukti keras pelanggaran interograsi Israel.

Aparat tidak menjelaskan pada Tamimi apa hak-hak yang ia dapat selama interograsi, terutama hak untuk tetap diam. Malah sebaliknya, serdadu Israel menyiksa Tamimi. Dalam video terlihat seorang serdadu menghantam telapak tangan Tamimi yang tak berdaya. Di akhir interograsi, Tamimi yang sudah terlalu lemah untuk berfikir akhirnya menyerah. Ia mengatakan apa saja agar intergorator berhenti menyiksanya.

Ia menyebut nama-nama orang yang ada di foto yang ditunjukkan serdadu Israel. Orang-orang tersebut bakal menemui nasib yang sama dengan Tamimi.

Tamimi memang akhirnya dibebaskan. Namun ia masih jadi tahanan rumah. Namun pernyataannya menjadi senjata Israel. Saudara Tamimi ikut terseret dan kini berada dalam penjara Israel akibat melempar batu. Ada sekitar 12 orang lain yang disebut Tamimi dalam kondisi tertekan saat diintrograsi.

“Dia (Tamimi) itu korban, dia masih anak-anak,” kata Nariman Tamimi, yang suaminya Bassem ditangkap aparat Israel akibat ocehan Islam Tamimi. “Tak seharusnya Islam Tamimi dipersalahkan dalam hal ini, dia dalam kondisitertekan sekali saat mengoceh,” kata Nariman.

Kritik terus mendera Israel terkait kebijakannya menangkap dan menginterograsi anak-anak. Sebagian pihak mengatakan, kebijakan ini justru akan melahirkan kelompok aktivis Palestina yang lebih keras terhadap Israel. Pernyataan lain mengatakan, kebijakan ini bisa memperburuk citra karakter Israel di muka dunia.

“Israel seharusnya tak begini. Kami bukan negara yang menangkap dan menyiksa remaja. Mereka memang bukan anak kami. Tapi negara saya sudah melakukan banyak sekali kesalahan dan itu makin dibenarkan. Padahal kami seharusnya menjadi negara contoh, kami malah menjadi negara yang mengerikan,” kata Lalo.

Fakta Angka
7.000Jumlah perkiraan remaja dan bocah Palestina yang ditangkap dan dihukum sejak tahun 2000

87 Persentase remaja Palestina yang mengaku mendapat siksaan fisik saat penahanan.

91 Persentase remaja Palestina yang mengaku merasa dibohongi saat diinterograsi.

12 Umur termuda remaja Palestina yang ditahan Israel.

62 Persentase remaja Palestina yang ditangkap antara pukul 00.00-05.00 oleh serdadu Israel.

 Bagian I
Sumber: The Independent

Share

unikaja.com 30 Aug, 2011


--
Source: http://unikaja.herobo.com/derita-bocah-palestina-di-tangan-serdadu-israel-bagian-2/
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

ARTIKEL TERKAIT:

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Vixazi - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger