Home » » Inilah Modus Penipuan Situs Informasi Perguruan Tinggi Palsu

Inilah Modus Penipuan Situs Informasi Perguruan Tinggi Palsu

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

Situs Informasi mengenai perguruan tinggi yang dianggap menyesatkan siswa dan mahasiswa di Amerika masih di pantau oleh beberapa institutsi perguruan tinggi di Arkansas. Meski demikian, iklan mengenai situs ini masih memenuhi laman mesin pencari Google.

Berikut modus situs perguruan tinggi yang dianggap menyesatkan siswa dan mahasiswa dalam mendaftar ke perguruan tinggi negeri, sesuai yang dilansir dari situs Chronical Higher Education, Selasa (2/8/2011).

1. Iklan Pencarian Universitas Negeri
Siswa atau mahasiswa mulai mencari universitas negeri yang mereka inginkan melalui mesin pencari Google. Dari hasil pencarian tersebut akan muncul pranala situs informasi palsu pada halaman muka Google.

Contohnya, jika kita ingin mencari tahu tentang Anthelpoe Valley Collage, Google akan menampilkan hasil pencarian, namun bukan laman resmi kampus tersebut melainkan alamat website informasi palsu tersebut. Misal www.educationstart.org dengan keterangan "Langsung menghubungi pihak admisi untuk memproses berkas pendaftaran, dan mengirimkan informasi mengenai Anthelope Valley College. Mulai dari sekarang!"

2. Mengisi Formulir
Setelah mengklik pranala tersebut, siswa pendaftar akan diminta mengisi formulir dengan dalih agar siswa lebih mudah mendapatkan informasi dari Anthelope Valley Collage.

Diketahui langsung dari pihak kampus Anthelope, ternyata mereka tidak menjalin kerja sama dalam bentuk apa pun dengan situs informasi tersebut. Informasi dari departemen admisi merupakan informasi rahasia yang hanya diketahui oleh pihak kampus dan mahasiswa saja.

3. Hasil
Formulir yang telah dikirimkan melalui online tidak direspon oleh Anthelope, melainkan oleh universitas swasta.

Meski demikian, Pengacara dari firma hukum Sills Cummis dan Gross Mark J Rosenberg menyatakan, kasus tersebut dikarenakan efek negatif dari internet yang membuat orang semakin malas.

"Jika mereka sudah menemukan website yang dianggap memenuhi rasa ingin tahu mereka, mereka tidak akan mencari website lain sebagai perbandingan. Di situlah masalahnya," kata Rosenberg.

http://pangkalan-unik.blogspot.com/2011/08/inilah-modus-penipuan-situs-informasi.html

e-musafir 07 Aug, 2011


--
Source: http://wahw33d.blogspot.com/2011/08/inilah-modus-penipuan-situs-informasi.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

ARTIKEL TERKAIT:

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Vixazi - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger